Setelah merampungkan sesi Monitoring dan Evaluasi, tim wirausaha mahasiswa Shell E Merch kembali menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas bisnis mereka. Pada hari Sabtu, 11 Juli 2026, tim inovator daur ulang ini turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan "Pelatihan 1" yang diselenggarakan oleh Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) Institut Teknologi Kalimantan.
Berlangsung di Lab. Terpadu 1, Ruang LLPM Lantai 2 ITK, dari pukul 08.30 hingga 14.40 WITA, pelatihan kali ini mengusung tema yang sangat krusial bagi pelaku usaha, yakni "Branding & Fotografi: Membangun Identitas Bisnis dan Visualisasi Produk yang Menarik untuk UMKM Naik Kelas". Acara yang dipandu oleh host Anastasya Husnul Syauira dan Muhammad Mufid Musyaffa ini menghadirkan dua pakar di bidang desain visual, yaitu Supratiwi Amir, S.Ds., M.Sn. dan Olivia Febrianty Ngabito, S.Sn., M.Sn..
Bagi Shell E Merch, materi yang disajikan dalam pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan eskalasi bisnis mereka saat ini. Sebagai startup yang memproduksi merchandise upcycling seperti lukisan dan pin estetik dari limbah, tantangan terbesar mereka adalah bagaimana mengomunikasikan nilai estetika dan kelestarian lingkungan tersebut kepada konsumen secara digital. Memiliki identitas merek (branding) yang tajam serta visualisasi produk melalui fotografi yang memanjakan mata adalah kunci utama untuk memikat pasar.
Melalui pendampingan dari para pemateri ahli, tim Shell E Merch mendapatkan berbagai insight praktis mengenai cara menata produk, mengatur pencahayaan fotografi, hingga membangun narasi visual merek yang konsisten. Ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini rencananya akan langsung diimplementasikan untuk mempercantik katalog digital dan konten media sosial Shell E Merch.
Dengan visualisasi produk yang lebih profesional dan memikat, Shell E Merch optimis mampu memantapkan positioning produk mereka di pasaran dan mewujudkan target agar usaha mereka sukses "Naik Kelas".
Perkuat Identitas Visual, Shell E Merch Ikuti Pelatihan Branding & Fotografi IBT ITK