Melengkapi rangkaian inkubasi bisnisnya, tim wirausaha mahasiswa Shell E Merch kembali membuktikan keseriusannya dalam membangun fondasi bisnis yang kokoh. Pada Sabtu, 25 Juli 2026, tim pengusung produk upcycling ini hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan "Pelatihan 3" yang diselenggarakan oleh Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) Institut Teknologi Kalimantan.

Bertempat di Lab. Terpadu 1, Ruang LPPM Lantai 2 ITK, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 14.05 WITA ini mengangkat tema fundamental bertajuk "Kelola Keuangan, Kembangkan Bisnis: Pencatatan Keuangan & Pajak Berbasis Komputerisasi". Acara ini dipandu dengan interaktif oleh host Fasya Saffanah Ramadani dan Nathanael Prasetyo.

Untuk memberikan wawasan yang komprehensif, IBT ITK menghadirkan dua pakar di bidangnya. Materi pertama dibawakan oleh Fegy Sukris Sri Andriany, M.Ak, selaku Dosen Bisnis Digital ITK, yang mengupas tuntas sistem akuntansi dan manajemen arus kas. Selanjutnya, materi mengenai kepatuhan pajak bagi UMKM disampaikan oleh Isnaini Nur Rachmawati, seorang Praktisi Coretax dari C-Level Hub.

Bagi Shell E Merch, pelatihan ini hadir di waktu yang sangat tepat. Setelah sukses mencatatkan ratusan transaksi penjualan pada pameran Barinting 6.0 sebelumnya, urgensi untuk memiliki sistem pencatatan keuangan yang rapi dan terkomputerisasi menjadi semakin mendesak. Melalui pelatihan ini, tim diajak untuk beralih dari pencatatan manual menuju digitalisasi keuangan, serta memahami kewajiban perpajakan sedini mungkin sebagai langkah awal menuju bisnis yang taat asas.

Dengan berbekal ilmu dari Pelatihan 3 ini, Shell E Merch tidak hanya ditargetkan mampu menciptakan produk seni daur ulang yang memikat pasar, tetapi juga memiliki kesehatan finansial perusahaan yang transparan dan akuntabel. Tata kelola keuangan yang cerdas ini akan menjadi modal berharga bagi Shell E Merch untuk terus mengembangkan bisnisnya dan mempertanggungjawabkan pendanaan P2MW 2026 secara profesional.